Yan Usul Tingkatkan Anggaran Perlindungan Anak, Sosialisasi Perda Harus Maksimal

DPRD Kutim, Yan.
DPRD Kutim, Yan.

Sangatta – DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, mengusulkan peningkatan anggaran untuk Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak. Usulan ini bertujuan untuk mempercepat sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 3 Tahun 2016 mengenai Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

“Kehidupan dan mensosialisasikannya ke masyarakat sangat penting,” ujar Yan. Lanjutnya “Kita juga ingin pemerintah terus berupaya memberikan anggaran yang cukup kepada Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak.”

Menurutnya, dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan dalam sosialisasi Perda ini untuk menjamin perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak-anak di Kutai Timur. “Mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk Sosialisasi Perda Perlindungan Anak di Kabupaten Kutim adalah kunci agar hal yang tidak kita inginkan, seperti pelanggaran seksual dan pelecehan seksual terhadap anak-anak, tidak terjadi lagi,” ucap Yan.

Yan menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat penting untuk menjamin perlindungan yang efektif. “Agar ke depan kita bisa mencegah pelanggaran serupa dan memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak kita, terutama terhadap pelanggaran seksual dan pelecehan seksual,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan anggaran, diharapkan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak dapat melaksanakan program-program sosialisasi secara lebih intensif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kutai Timur.

“Pemerintah harus memastikan bahwa setiap anak di Kutai Timur mendapatkan perlindungan yang layak dan terhindar dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Yan.

Yan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam upaya sosialisasi dan implementasi Perda ini. “Hanya dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perempuan dan anak-anak di Kutai Timur,” tutupnya. ADV

Loading