Balikpapan – Pentingnya merek dagang sebagai identitas bisnis kembali ditegaskan dalam acara “Branding & Marketing Hack: Creating Strong and Lasting Branding Identity” yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Balikpapan pada Minggu (18/5/2025) di Hotel Horison Ultima Balikpapan.
Ketua TDA Balikpapan, Rusdian Wijaya, menjelaskan bahwa merek dagang bukan sekadar nama atau logo, melainkan identitas yang mampu memperkuat posisi bisnis di pasar. Ia menekankan bahwa membangun merek yang kuat memerlukan strategi positioning yang tepat agar mudah diingat dan memiliki nilai yang menonjol di benak konsumen.
“Positioning yang kuat itu bukan sekadar nama atau logo, tapi nilai yang melekat di hati pasar. Ini hal yang bisa dipelajari, meski tidak semua orang mampu melakukannya,” ujar Rusdian.
TDA Balikpapan berkomitmen untuk terus memperbarui pengetahuan para anggotanya tentang bisnis, termasuk melalui acara ini yang menghadirkan para ahli di bidangnya. Salah satunya adalah CEO Mebiso, Hesti Rosa, yang membawakan materi bertajuk “Brand Power: How Trademarks can Elevate Your Business.”
Hesti menjelaskan pentingnya melindungi merek melalui pendaftaran resmi, karena Indonesia menganut prinsip first to file – siapa yang mendaftarkan lebih dulu, dialah yang memiliki hak eksklusif.
“Jangan menunda pendaftaran merek. Pastikan merekmu benar-benar unik dan belum dimiliki pihak lain. Yakin merekmu milikmu seorang?” ujar Hesti, mengingatkan pentingnya cek merek sebelum pendaftaran untuk menghindari konflik hukum dan biaya tambahan.
Untuk membantu pengusaha dalam proses ini, Mebiso juga menawarkan layanan cek merek gratis dengan Trademark Analyzer, guna memastikan merek yang diajukan benar-benar orisinal dan layak untuk didaftarkan.
![]()






