Kutai Timur- Di tengah hiruk-pikuk pesisir Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terdapat sebuah destinasi alam yang semakin menarik perhatian: Tangga Bidadari. Kawasan wisata alam ini, yang terletak di perbukitan Desa Selangkau, menawarkan panorama menakjubkan dari ketinggian. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan yang menyatukan hamparan lembah hijau dengan birunya Laut Sulawesi.
Camat Kaliorang, Rusmono, menyatakan bahwa Tangga Bidadari merupakan salah satu destinasi wisata non-pantai yang sedang dikembangkan secara kolaboratif oleh pemerintah daerah dan masyarakat.
“Selain pantai, ada juga Tangga Bidadari. Tempatnya bagus untuk wisata alam,” ujar Rusmono saat diwawancarai.
Menurutnya, lokasi ini mulai dikenal masyarakat dalam beberapa tahun terakhir dan kini menjadi alternatif wisata alam baru di Kaliorang. Masyarakat setempat, terutama kelompok pemuda, telah mengambil inisiatif untuk menjaga keasrian lingkungan dan bergotong royong memperbaiki akses jalan setapak menuju lokasi.
“Pemuda di sana aktif, mereka gotong royong membersihkan jalur agar pengunjung lebih mudah naik,” jelasnya.
Pemerintah Kecamatan Kaliorang berencana menjadikan Tangga Bidadari sebagai destinasi wisata unggulan Kutim. Koordinasi dengan Dinas Pariwisata sedang dilakukan untuk memastikan pengembangan kawasan berjalan profesional, tanpa menghilangkan keaslian alamnya.
“Kalau ditata dengan baik, Tangga Bidadari bisa jadi ikon baru. Pemerintah siap bantu dari sisi perencanaan dan promosi,” ungkapnya.
Selain pesona alamnya, tempat ini juga kaya akan nilai budaya. Nama “Tangga Bidadari” diyakini berasal dari bentuk dinding air terjun yang menyerupai tangga hingga ke puncaknya. Cerita rakyat ini menjadi bagian dari daya tarik yang ingin dipertahankan oleh masyarakat lokal.
Dengan perpaduan antara panorama alam, kearifan lokal, dan dukungan pemerintah, Tangga Bidadari diharapkan menjadi wajah baru wisata alam Kaliorang yang dapat memanjakan pengunjung sekaligus memperkuat identitas budaya Kutim.ADV
![]()






