Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat arah pembangunan menuju daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Arah kebijakan ini menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan jangka menengah daerah guna mengurangi ketergantungan fiskal sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan bahwa paradigma pembangunan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, melainkan diarahkan untuk memperkuat kemandirian fiskal dan produktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor unggulan.
“Kita harus bangun daerah ini dengan semangat kemandirian. Pembangunan bukan hanya membangun fisik, tapi membangun karakter dan kemampuan daerah agar tidak tergantung,” ujar Mahyunadi saat diwawancarai.
Menurutnya, Kutai Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, kelautan, perkebunan, serta sumber daya manusia (SDM) yang menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Potensi tersebut, kata dia, harus diolah secara terintegrasi, terencana, dan berorientasi pada pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
“Daerah yang kuat bukan yang banyak proyek, tapi yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Kita ingin masyarakat Kutim produktif, mandiri, dan mampu bersaing,” tuturnya.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi tersebut, Pemkab Kutim juga memprioritaskan penguatan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kerja, serta pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Seluruh program pembangunan diarahkan agar mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mahyunadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan Kutai Timur yang mandiri dan berdaya saing. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh potensi daerah dapat dikelola secara optimal.
“Dengan kerja bersama dan komitmen yang kuat, Kutim kita dorong menjadi daerah yang tangguh, produktif, serta memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.(ADV/TS)
![]()






