Satpol PP Kutim Tegaskan Perlindungan Tenaga Outsorcing Sebagai Garda Terdepan

Kutai Timur – Di balik kerja keras Satpol PP Kutai Timur dalam menjaga ketertiban wilayah, terdapat ratusan personel yang bekerja setiap hari, termasuk tenaga outsourcing yang turut memperkuat barisan lapangan.

Pemerintah daerah menilai keberadaan mereka sangat vital, sehingga perlindungan dan kesejahteraan menjadi aspek yang harus dipastikan berjalan dengan baik.

Kepala Satpol PP Kutai Timur, Fatah Hidayat, mengungkapkan bahwa proses rekrutmen tenaga outsourcing dilakukan melalui perusahaan penyedia jasa resmi agar seluruh ketentuan ketenagakerjaan dapat dipenuhi.

“Para tenaga outsourcing direkrut melalui perusahaan pihak ketiga, menerima upah sesuai besaran UMK Kutai Timur, dan sudah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan serta BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa meskipun bukan ASN atau PPPK, tenaga outsourcing tetap memiliki peran krusial dalam menjaga ketertiban di lapangan.

“Mereka tetap bagian dari tim utama yang menjaga ketertiban. Karena itu, hak, keselamatan, dan kesejahteraan mereka wajib dipastikan,” ujarnya.

Fatah menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi agar para tenaga lapangan bekerja tanpa merasa terbebani atau dirugikan.

“Kami tidak ingin ada satu pun tenaga yang merasa tidak diperhatikan. Yang terpenting, seluruh personel bekerja dengan rasa aman, nyaman, dan terlindungi,” tuturnya.

Dengan perhatian yang terus ditingkatkan, Satpol PP Kutai Timur berharap seluruh anggota dapat bekerja optimal dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.(SH/ADV)

 

Loading