Dua Kekuatan Alam Menjadi Satu, Kutim Siap Ambil Langkah Nyata Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan.

Kutai Timur – Dari hamparan sawah yang menumbuhkan padi hingga perairan yang menghasilkan ikan, keduanya membentuk harmoni kehidupan yang menjadi fondasi ketahanan pangan. Di balik proses itu, tersimpan semangat besar untuk membangun kemandirian pangan berbasis sumber daya lokal di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tengah menggencarkan program pengembangan sektor sawah dan tambak sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah pedalaman maupun pesisir.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur, Dyah Ratnaningrum, menjelaskan bahwa untuk saat ini pengelolaan sektor tambak memang berada di bawah kewenangan dinas lain. Meski demikian, kolaborasi lintas instansi tetap menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pangan secara terpadu.

“Saat ini program cetak tambak seluas 5.000 hektare yang masuk dalam agenda bupati, walaupun seharusnya program tersebut berada di dinas perikanan. Namun kolaborasi tetap harus kita dukung,” ujar Dyah kepada awak media.

Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan merupakan dua pilar penting dalam menopang ketahanan pangan daerah. Dengan pengelolaan yang baik dan terintegrasi, kedua sektor ini tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi lokal.

Dyah menambahkan, pengembangan sawah berperan penting dalam menjaga ketersediaan beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat, sementara tambak berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan protein hewani melalui hasil perikanan.

Pemerintah daerah pun terus mendorong optimalisasi lahan, peningkatan infrastruktur pertanian dan perikanan, serta pendampingan kepada masyarakat agar produktivitas terus meningkat.

Dengan sinergi yang kuat antara sektor pertanian dan perikanan, mewujudkan kemandirian pangan bukan lagi sekadar impian, tetapi menjadi langkah nyata menuju kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.(SH/ADV)

Loading