Sangatta – DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, mengungkapkan kekhawatirannya terkait pelaksanaan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), yang memotong gaji pekerja swasta sebesar 2,5% hingga 3%. Yan menekankan bahwa sebelum kebijakan ini diberlakukan, perencanaan yang menyeluruh dan sosialisasi yang efektif sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak memahami dan mendukung program tersebut.
“Dari sisi pemerintah, kita tidak bisa melaksanakan sesuatu tanpa aturan yang jelas. Inisiatif seperti ini perlu didorong dulu, terkait dengan peraturan yang akan kita pakai sebagai dasar hukum,” ucap Yan.
Yan menekankan bahwa kebijakan yang mempengaruhi hak individu, seperti pemotongan gaji untuk program Tapera, memerlukan perhatian ekstra. Ia menggarisbawahi pentingnya adanya dialog yang komprehensif dan sosialisasi yang mendalam kepada masyarakat sebelum kebijakan tersebut diterapkan, untuk memastikan pemahaman dan penerimaan yang baik.
“Masalah gaji, potongan Tapera ini ribet sekali. Kita ikut ambil kebijakan dalam mengatur keuangan rumah tangga orang banyak, pasti banyak yang setuju dan banyak juga yang tidak setuju,” tegas.
Yan menekankan bahwa pemerintah perlu berhati-hati dalam membuat kebijakan yang menyentuh ruang lingkup pribadi masyarakat. Oleh karena itu, ia menyarankan agar wacana mengenai Tapera ini terlebih dahulu diwacanakan dengan baik dan mendapat tanggapan dari masyarakat.
“Oleh karenanya kalau mau melaksanakan itu, mungkin saran kita buat dulu apa hukumnya, diwacanakan dulu dengan baik, kita mendorong bagaimana tanggapan masyarakat. Mungkin tidak baik barangkali kita langsung mengambil suatu jalan untuk mengatur ruang lingkup private orang,” ungkap Yan.
Dengan adanya diskusi dan wacana yang baik, diharapkan kebijakan Tapera dapat diterima oleh masyarakat secara luas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari. Yan juga menegaskan bahwa masukan dari masyarakat sangat penting dalam proses ini, untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
Melalui pendekatan yang hati-hati dan berlandaskan aturan yang jelas, DPRD Kutai Timur berharap program Tapera dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses perumahan yang lebih baik. ADV
![]()






