Kutai Timur – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Timur, Achmad Junaidi, menegaskan pentingnya program Sekolah Siaga Kependudukan sebagai langkah awal dalam menciptakan perencanaan program yang efektif. Program ini telah dirintis sejak tahun lalu, dan tahun ini, pihaknya fokus pada pelatihan (Bimtek) bagi guru dan kepala sekolah sebagai upaya memperkuat pengelolaan program di tiap sekolah.
“Program ini perencanaannya jitu, tahapannya jelas. Sekolahnya sudah terbentuk, orang-orangnya juga ada. Kami harapkan program ini menjadi contoh perencanaan yang baik dan berkelanjutan,” ujar Junaidi.
Lebih lanjut, Junaidi menekankan pentingnya kesinambungan program dengan evaluasi berkala. “Setiap tahun, akan diadakan evaluasi dan lomba antarsekolah untuk melihat sejauh mana kualitas penyelenggaraan program di masing-masing sekolah,” katanya.
DP2KB berharap agar program ini dapat diadaptasi oleh pihaknya maupun instansi lain sebagai model perencanaan dan pelaksanaan program yang terstruktur dan berkesinambungan, terutama dalam kasus program percepatan penurunan stunting. Menurut Junaidi, hal ini akan membantu mewujudkan program-program lain yang lebih baik di masa mendatang, dengan tujuan menciptakan generasi muda yang lebih siap dalam menghadapi tantangan kependudukan. (SH/ADV)
![]()






