Sekolah Rakyat Mulai Disiapkan di Kutim, Dinsos Prioritaskan Anak Miskin Ekstrem dalam Penjaringan Siswa

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR), sebuah program pendidikan terintegrasi yang digagas oleh Kementerian Sosial untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito, mengungkapkan bahwa Kutim telah menyiapkan lahan seluas lima hektare sebagai lokasi pembangunan SR yang nantinya mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan.

Menurut Ernata, Dinsos Kutim bertugas menyiapkan lokasi dan melakukan verifikasi data calon siswa, sementara pembangunan fisik sekolah akan dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Proses verifikasi siswa mengacu pada data DTSEN, yakni data ekonomi terbaru yang menjadi acuan dalam menentukan keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem.

“Yang diprioritaskan adalah anak-anak dari desil satu dan desil dua. Mereka benar-benar harus masuk kategori miskin ekstrem,” jelasnya.

Fasilitas Sekolah Rakyat dirancang lengkap dengan ruang kelas, asrama, kantor, hingga area olahraga. Setelah lokasi disiapkan, Dinsos bersama instansi terkait akan melakukan kajian lebih lanjut untuk memastikan lahan benar-benar layak dibangun.

“Kami menunggu hasil kajian teknis. Jika sudah dinyatakan memenuhi syarat, pengusulan resmi ke Kemensos akan segera dilakukan,” ujar Ernata.

Ia menambahkan bahwa SR diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak miskin ekstrem yang selama ini mengalami berbagai kendala akses pendidikan. Dengan sistem sekolah berasrama, anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang terjamin kebutuhan dasar dan pendidikannya.

“Tujuan akhirnya adalah memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Ernata optimistis program ini akan menjadi terobosan penting bagi Kutai Timur dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.ADV

 

Loading