Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci: Wisata Bengalon Tumbuh Kuat Berkat Agenda Tahunan dan Kolaborasi Warga

Kutai Timur- Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menunjukkan bahwa kemajuan pariwisata bukan hanya bertumpu pada anggaran pemerintah atau pembangunan fisik semata. Partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi penting yang menjadikan sektor wisata di wilayah pesisir ini terus tumbuh dan hidup setiap tahunnya.

“Acara wisata sudah jadi agenda tahunan, masyarakat ikut berperan aktif,” ujar Camat Bengalon, Permana Lestari saat diwawancarai.

Rutinitas event tahunan di kawasan pesisir, mulai dari Sekerat, Muara Bengalon, hingga Tepian Langsat, menciptakan pola pergerakan ekonomi yang menghidupkan pelaku usaha kecil. Warga terlibat dari hulu ke hilir, mulai dari menyiapkan lokasi, mengelola area parkir, menjual kuliner pesisir, hingga menyuguhkan atraksi budaya yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Keterlibatan tersebut bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan warga selama kegiatan berlangsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap destinasi wisata. Masyarakat turun langsung menjaga kebersihan pantai, memperbaiki area akses sederhana, dan menyambut wisatawan dengan ramah sehingga citra Bengalon sebagai daerah wisata semakin kuat.

“Kalau warga ikut merawat, pariwisata bisa hidup lama,” ucapnya.

Dalam sejumlah kegiatan, pemuda desa menjadi motor penggerak utama. Mereka aktif membuat konten promosi, mengorganisasi festival lokal, dan membangun jaringan komunitas wisata. Sementara kelompok ibu-ibu memaksimalkan potensi kuliner lokal seperti hasil laut segar dan camilan tradisional khas Bengalon.

Pemerintah Daerah (Pemda) turut hadir dalam bentuk fasilitasi dan dukungan agar kegiatan masyarakat berjalan profesional dan berkelanjutan. Dukungan ini mencakup penguatan infrastruktur pariwisata, promosi bersama Pemkab Kutim, hingga program pemberdayaan UMKM.

Dengan sinergi yang solid antara warga, pemerintah, dan pelaku usaha kecil, sektor wisata Bengalon semakin menunjukkan potensinya sebagai penggerak ekonomi daerah. Kegiatan rutinitas tahunan bukan sekadar agenda hiburan, tetapi wujud kolaborasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesisir.

Semangat kebersamaan ini menjadikan Bengalon sebagai contoh daerah yang mampu menumbuhkan pariwisata dari akar budaya dan alamnya sendiri. Ke depan, Bengalon menatap peluang lebih besar untuk menjadi pusat wisata bahari dan budaya di wilayah pesisir Kutim.ADV

Loading