Dua Proyek Impian Darsafani: Penangkaran Buaya dan Mall untuk Hentikan Kebocoran Belanja ke Luar Daerah

Kutai Timur – Di tengah tugasnya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjelang masa pensiun, Darsafani menyebut dua proyek besar yang selama ini menjadi fokus dan impiannya, yaitu investasi penangkaran buaya serta pembangunan pusat perbelanjaan modern.

Menurut Darsafani, kedua proyek itu dapat mengubah wajah ekonomi Kutim jika direalisasikan dengan dukungan investor yang tepat.

“Selama ini kan kita belanjanya di Kota Bontang, Samarinda, habis uang kita keluar,” ujar Darsafani kepada awak media.

Ia menilai bahwa pembangunan mall sangat penting untuk menahan aliran belanja masyarakat ke luar daerah.

Namun dirinya menekankan bahwa investor membutuhkan sejumlah perhitungan, terutama jumlah penduduk dan potensi pengunjung.

Lokasi pun harus strategis dan luas, sehingga perencanaan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

“Kalau namanya membangun mall itu ada perhitungannya,” jelasnya.

Selain mall, penangkaran buaya juga menjadi salah satu fokus yang didorong pemerintah kabupaten melalui agenda prioritas Bupati.

Menurutnya proyek ini memiliki potensi besar bagi Kutim, baik dari sisi wisata, riset, maupun hilirisasi produk kulit dan daging.

Namun, seperti halnya mall, investor masih perlu menghitung berbagai faktor, termasuk ketersediaan pakan dari hewan ternak lokal.

Di tengah semua rencana tersebut, Darsafani mengungkapkan bahwa dirinya akan memasuki masa pensiun per 1 Desember.

“Saya mohon maaf sebelumnya, tanggal 1 Desember ini saya sudah pensiun,” ungkapnya.

Meski berpindah tugas, ia berharap program-program yang selama ini dirinya perjuangkan akan terus dilanjutkan oleh pejabat penerusnya.

Baginya, membangun Kutim adalah perjalanan panjang yang tidak berhenti ketika jabatan berakhir.

Darsafani percaya bahwa visi besar untuk menjadikan daerah lebih mandiri tetap akan hidup melalui kerja sama berbagai pihak. (TS) ADV

Loading