Indeks

KDMP Swargabara Mulai Pasarkan Telur Ayam Petelur Hasil Kelompok Tani

KDMP Swargabara Mulai Pasarkan Telur Ayam Petelur Hasil Kelompok Tani
Kutai Timur – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mulai menjalankan aktivitas usaha meskipun fasilitas fisik koperasi masih dalam tahap penyelesaian. Salah satu kegiatan yang telah berjalan yakni membantu pemasaran telur dari usaha ayam petelur milik desa yang dikelola melalui kerja sama dengan kelompok tani.

Sekretaris Desa (Sekdes) Swargabara, Rullyanti, menyebut aktivitas koperasi sebenarnya telah dimulai sejak sekitar tiga bulan setelah pembentukannya. Kegiatan tersebut berjalan sambil menunggu bangunan dan sejumlah fasilitas pendukung koperasi rampung.

“Kalau kegiatan kayaknya sudah dari tiga bulan ini, dari pembentukan itu sudah ada kegiatan, walaupun bangunannya memang belum 100 persen jadi dan memang belum di-launching sebenarnya,” kata Rullyanti saat diwawancarai di Desa Swargabara.

Menurutnya, pemasaran telur menjadi salah satu aktivitas awal yang dijalankan KDMP Swargabara. Produk tersebut berasal dari kandang ayam petelur yang dimiliki desa dan dikelola melalui kolaborasi bersama kelompok tani.

“Desa punya, kami bekerja sama dengan kelompok tani, punya kandang ayam petelur. Jadi Koperasi Desa Merah Putih untuk saat ini men-support untuk memasarkan telurnya,” terang Rullyanti.

Peran tersebut menjadi bagian dari upaya awal koperasi dalam menggerakkan kegiatan ekonomi yang bersumber dari potensi usaha desa. Dengan demikian, KDMP mulai menjalankan fungsi ekonominya meskipun operasional koperasi secara keseluruhan belum berjalan seperti rencana awal.

Di sisi lain, kesiapan fasilitas koperasi masih terus dikerjakan. Bangunan koperasi sudah tersedia, tetapi bagian dalamnya masih dilengkapi berbagai kebutuhan penunjang. Salah satunya adalah pemasangan rak yang nantinya dapat digunakan untuk mendukung kegiatan usaha.

Kegiatan usaha KDMP juga direncanakan tidak berhenti pada pemasaran telur. Ke depan, koperasi diproyeksikan memiliki toko retail sebagai salah satu unit usaha. Namun, rencana tersebut masih menunggu kesiapan fasilitas sehingga belum seluruh kegiatan dapat dijalankan.

Dari sisi kelembagaan, susunan kepengurusan KDMP Swargabara telah terbentuk. Rullyanti menyampaikan bahwa struktur pengurus sudah tersedia, sementara pengisian posisi manajemen mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam program Koperasi Desa Merah Putih.

“Kalau dari susunan kepengurusan KDMP sudah ada. Sudah ada. Tapi kalau untuk manajemennya nanti di KDMP-nya diserahkan langsung dari sana,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, kegiatan pemasaran telur menjadi salah satu langkah yang lebih dulu dijalankan sembari menunggu kesiapan bangunan, fasilitas, serta manajemen koperasi. Aktivitas ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan KDMP dalam membantu menghubungkan hasil usaha desa dengan pasar.

Pemdes Swargabara berharap kegiatan koperasi dapat berkembang setelah seluruh fasilitas selesai dan unit usaha lainnya mulai dijalankan. Keberadaan KDMP diharapkan dapat menjadi wadah yang mendukung potensi ekonomi desa, termasuk hasil produksi dari kelompok tani.

Untuk sementara, pemasaran telur dari usaha ayam petelur desa menjadi aktivitas ekonomi yang sudah berjalan. Selanjutnya, KDMP Swargabara masih mempersiapkan fasilitas dan unit usaha lain agar koperasi dapat beroperasi lebih lengkap sesuai rencana. (NY/ADV)

Exit mobile version