Disnakertrans Kutim Soroti Pentingnya Pendataan Pencari Kerja agar Lowongan Tepat Sasaran

Kutai Timur – Penyebaran informasi lowongan kerja di Kabupaten Kutai Timur masih membutuhkan penguatan pendataan pencari kerja agar kesempatan kerja dapat disampaikan lebih tepat sasaran.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur Alexander Tarigan mengatakan informasi lowongan dari perusahaan tetap diterima dan disebarluaskan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Menurutnya, Disnakertrans juga memiliki data pencari kerja yang dapat menjadi basis penyampaian informasi kepada masyarakat, namun pendataan tersebut perlu terus diperkuat agar informasi yang tersedia lebih valid.

Adapun salah satu upaya yang didorong adalah mengajak masyarakat Kutai Timur yang sedang mencari pekerjaan untuk mendaftarkan diri sebagai pencari kerja di Disnakertrans sehingga informasi mengenai lowongan dapat disampaikan secara lebih terarah.

“Kalau bisa yang memang warga Kutai Timur yang mencari kerja saja kalau bisa mendaftar di sini, pendata pencari kerja,” kata Alexander saat ditemui di Kantor Disnakertrans Kutai Timur.

Pendataan tersebut berkaitan dengan penerbitan kartu pencari kerja atau AK1 yang menjadi bagian dari administrasi pencari kerja di Disnakertrans, dengan persyaratan berupa KTP, ijazah, serta sertifikasi atau dokumen kemampuan apabila dimiliki.

“Supaya data pun lebih valid dan kita pun lebih enak menyebar informasi,” sebutnya.

Alexander menyebut pendaftaran pencari kerja tersebut tidak dipungut biaya dan diharapkan mempermudah komunikasi antara Disnakertrans dengan masyarakat ketika terdapat informasi kesempatan kerja dari perusahaan.

Selain penyebaran melalui media sosial, Disnakertrans juga berkoordinasi dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) yang berada di bawah bidang terkait pelatihan tenaga kerja untuk mendukung penyebaran informasi kepada para pencari kerja.

Ke depan, Disnakertrans berharap dapat membentuk kelompok atau kanal khusus bagi masyarakat yang telah terdata sebagai pencari kerja sehingga informasi lowongan dapat langsung diarahkan kepada calon tenaga kerja yang sesuai.

“Kita punya grup alumni, nanti disebarluaskan informasi entah dari pengajarnya atau sesama lulusan,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan pencari kerja terhadap informasi yang cepat dan terukur, sekaligus mendorong perusahaan agar kesempatan kerja yang tersedia dapat menjangkau masyarakat lokal secara lebih efektif.

“Jadi kalau ada info dari Disnaker kan kita memberikan informasi itu kan lebih simpel,” tutupnya (SH/ADV)

Loading