Sangatta – Kepala Dinas Sosial Kutai Timur H. Ernata Hadi Sujito, berkomentar tentang maraknya anak jalanan dan anak penjaja dagangan yang mulai menimbulkan kecemasan banyak pihak.
Ernata Hadi menyampaikan bahwa ia dengan pihak Satpol PP akan segera melakukan razia bersama ke lapangan untuk mendalami apa sebenarnya yang menjadi latar belakang terjadinya fenomena ini.
Disisi lain, Ernata Hadi menyayangkan bahwa anak-anak yang seharusnya masih dalam usia sekolah sudah harus turun kejalan untuk mencari uang dengan cara yang dapat membahayakan keselamatan mereka sendiri dan orang lain.
Dalam penyampaiannya, diketahui bahwa ternyata orang yang mengkoordinir anak-anak tersebut untuk berjualan justru orang tua mereka sendiri dengan alasan ekonomi.
Ia mengatakan, bahwa ia terpaksa akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Terakhir kemarin kami sudah melakukan penekanan, kalau ini nanti tetap dilakukan, kita akan upayakan itu nanti kita laporkan ke yang berwajib karena ini kan termasuk eksploitasi. Ya ini sudah ya gitu, tapi orang tuanya kayaknya masih bersikeras itu orang tua sendiri orang tua sampai memperlakukan anaknya seperti itu.” Ujarnya
Ernata Hadi melanjutkan, “Katanya mau memang kemauan anaknya, tapi setelah kita selidiki, ternyata memang itu ditekan oleh orang tuanya. Begitu es itu harus habis berarti kan tekanan orang tua itu kalau sampai menjual es itu harus habis.”
Kejadian memprihatinkan ini tentu tak bisa diabaikan, mengingat anak-anak tersebut seharusnya bisa mendapatlan hak pendidikan mereka, namun mereka justru dipaksa oleh orang tua mereka sendiri untuk mencari uang dengan cara yang kurang baik.
“Emang kemauan anak kan berarti kalau enggak ada penekanan sampai es itu harus selalu habis gitu. Kalau belum habis belum boleh pulang bilangnya gitu.” Pungkasnya.ADV
