Balikpapan – Sultan Nur Hidayatullah, seorang pemuda berusia 28 tahun lahir di Ujung Pandang pada tahun 1995, telah menjadi inspirasi di dunia kewirausahaan. Melanjutkan jejak migrasi keluarganya, Sultan tumbuh dan mengejar pendidikan di Kota Balikpapan.
Perjalanannya sebagai Penggerak Kewirausahaan di Kota Balikpapan ternyata hanya sebagian kecil dari misinya yang lebih besar, yaitu membangun kolaborasi kreatif dengan Sumber Daya Manusia (SDM) utama, para pemuda. Terlibat dalam berbagai bidang, mulai dari gerakan sosial hingga isu-isu kemanusiaan, Sultan berkomitmen untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat.
Dengan pemahaman mendalam tentang potensi kelautan Indonesia, Sultan memutuskan untuk memfokuskan energi dan visinya dengan mendirikan startup. Pada tahun 2022, Bidfish.id lahir sebagai startup lelang ikan digital yang menghubungkan supplier potensial dengan pembeli perikanan di seluruh Indonesia.
Kesuksesan Bidfish.id tidak terlepas dari pengalaman dan dedikasi Sultan beserta rekan-rekannya yang telah mendalami dunia perikanan sejak tahun 2019. Awalnya bergerak dalam sektor perikanan tradisional, seperti pengelolaan tambak, ekspor-impor, hingga investasi perikanan, mereka merasakan keresahan di kalangan pengusaha perikanan yang memiliki kolam ikan.
Muncullah misi untuk memajukan dunia perikanan, dan pada tahun 2022, mereka memasuki ranah pelelangan ikan online. Dengan keyakinan bahwa Indonesia bisa menjadi kekuatan besar di dunia sejajar dengan negara-negara besar lainnya, Sultan ingin mengelola dan mensejahterakan masyarakat pesisir melalui konsep ekonomi biru.
“Satu program ekonomi biru yang kami geluti adalah kemampuan mengelola produk-produk laut secara seimbang dengan memperhatikan nasib pelaku penangkap, penjual, hingga konsumen,” ungkap Sultan.
Bidfish.id bukan hanya sekadar startup atau digital preneur biasa. Model bisnisnya memanfaatkan 30-40 persen digitalisasi dan 60-70 persen efisiensi bisnis di lapangan, dengan melibatkan cabang-cabang daerah sebagai mitra untuk memvalidasi setiap produk yang dikelola oleh Bidfish.id.
Menurut Sultan, Bidfish.id memiliki daya saing yang kuat secara potensial dalam mengelola perikanan, baik di pasar domestik maupun internasional. Dengan mengusung konsep marketplace dan lelang, Bidfish.id menjadi solusi inovatif dalam menjembatani supplier dan pembeli, memecahkan berbagai masalah seperti jangkauan pasar, kepercayaan, dan pembayaran.
Sultan Nur Hidayatullah mengakui bahwa perjalanannya dalam menjalankan startup tidak selalu mulus. Berbekal ilmu dan dukungan dari komunitas Tangan Di Atas (TDA), Sultan dan rekan-rekannya berhasil membangun Bidfish.id tanpa harus memiliki privilege khusus. Keberhasilan mereka didasarkan pada nurani dan semangat untuk berkontribusi pada daerah serta membaca peluang bisnis baru.
“Saran saya, teman-teman harus punya komunitas yang bisa menguatkan, mengingatkan bahkan bisa mensupport bisnis kita secara langsung,” kata Sultan.
Dengan Bidfish.id, Sultan Nur Hidayatullah bukan hanya menginspirasi dalam dunia bisnis, tetapi juga memberikan dorongan positif bagi para pemuda Indonesia untuk berani bermimpi, berwirausaha, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.
