Indeks

Yan Dorong Perbaikan Ekonomi untuk Mencegah Perceraian di Kutim

DPRD Kutim, Yan.
DPRD Kutim, Yan.

Sangatta – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, menyatakan bahwa masalah ekonomi keluarga adalah salah satu penyebab utama meningkatnya angka perceraian di wilayah tersebut. Menurutnya, kesejahteraan ekonomi memiliki dampak signifikan terhadap keharmonisan rumah tangga.

“Salah satu yang membuat perceraian ini adalah masalah dalam keluarga karena faktor ekonomi. Nah, itu salah satu penyebab utamanya. Sehingga, jika pasangan sudah dewasa dalam mencari solusi atau menyelesaikan persoalan, ujung-ujungnya konflik dapat berakhir dengan perceraian,” ucap Yan.

Ia menekankan perlunya peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia berpendapat bahwa stabilitas ekonomi akan membantu keluarga mengatasi berbagai masalah dan mempertahankan keharmonisan.

“Kalau saya sih, perbaiki dulu tingkat kesejahteraan keluarga dari sisi ekonomi. Saya memandangnya seperti itu,” ungkap Yan.

Ia menekankan bahwa kedewasaan dalam mengatasi masalah adalah kunci utama untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Pasangan yang mampu menangani masalah dengan bijaksana dan tidak menjadikan masalah ekonomi sebagai alasan utama untuk berpisah akan lebih sukses dalam mempertahankan keharmonisan keluarga.

“Dewasa dalam menyelesaikan persoalan sangat penting. Jika pasangan bisa mengelola masalah ekonomi dengan bijak, mereka bisa menghindari konflik yang berujung pada perceraian,” kata Yan.

Yan juga mengajak pemerintah daerah untuk terus berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berpendapat bahwa perbaikan ekonomi akan berkontribusi signifikan terhadap stabilitas dan keharmonisan keluarga, serta mengurangi angka perceraian.

“Kita harus mendorong perbaikan ekonomi di Kutai Timur dengan menciptakan lebih banyak peluang pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu, kita bisa membantu mengurangi angka perceraian dan membangun keluarga yang lebih stabil dan harmonis,” ujar Yan.

Dengan pernyataannya ini, Yan berharap perhatian terhadap faktor ekonomi dapat menjadi solusi untuk menekan angka perceraian di Kutai Timur, serta menciptakan kondisi sosial yang lebih baik dan stabil bagi masyarakat. ADV

Exit mobile version