Indeks

Yan Desak Hukuman Maksimal untuk Pelaku Kekerasan Anak di Kutim

DPRD Kutim, Yan.
DPRD Kutim, Yan.

Sangatta – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, mendesak aparat penegak hukum untuk tidak memberi toleransi kepada pelaku kekerasan terhadap anak. Ia menegaskan pentingnya tindakan tegas dan penerapan hukum yang keras untuk memberikan efek jera, sehingga kasus-kasus serupa tidak terulang di masa depan.

“Kita ingin para pelaku kekerasan terhadap anak ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada kompromi dalam hal-hal seperti ini,” ucap Yan. “Efek jera sangat penting agar ke depannya tidak terjadi lagi kasus-kasus kekerasan terhadap anak di Kutai Timur.”

Yan menyatakan bahwa tindakan tegas dari aparat keamanan merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan kekerasan.

“Aparat penegak hukum harus berdiri di garda depan dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak kita. Mereka harus memastikan bahwa setiap pelaku kekerasan mendapatkan hukuman yang setimpal,” jelasnya.

Yan juga menekankan bahwa kesadaran dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangat penting dalam melawan kekerasan terhadap anak.

“Kita semua harus bersatu dalam menghadapi masalah ini. Tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga masyarakat, tokoh agama, dan pendidik harus berperan aktif,” tegasnya.

Dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap anak, Yan juga mendorong adanya sosialisasi yang lebih intensif mengenai Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat akan peraturan tersebut dapat membantu mencegah terjadinya kekerasan.

“Pemerintah harus memastikan anggaran yang cukup untuk dinas terkait agar program-program sosialisasi bisa berjalan dengan maksimal. Ini adalah langkah penting dalam melindungi anak-anak kita dari berbagai bentuk kekerasan,” kata Yan.

Yan berharap dengan tindakan tegas dari aparat penegak hukum dan kerjasama yang solid antara semua pihak, kasus-kasus kekerasan terhadap anak di Kutai Timur bisa ditekan dan dihapuskan.

“Kita harus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak kita. Tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan di masyarakat kita,” tutupnya.

Dengan penegakan hukum yang tegas dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, Yan optimis bahwa Kutai Timur dapat menjadi daerah yang lebih aman dan nyaman bagi generasi muda. ADV

Exit mobile version