Kutai Timur – Festival Pentas Seni Kebudayaan, Kuliner, dan Adat Nusantara 2024 di Kabupaten Kutai Timur berhasil menyuguhkan serangkaian lomba yang menampilkan kreativitas masyarakat setempat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono, mengungkapkan bahwa lomba-lomba ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.
“Pada festival kali ini, kami menyelenggarakan berbagai lomba, mulai dari lomba memasak bagi ibu-ibu, lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak, hingga lomba menari tradisional yang diikuti oleh berbagai kalangan. Sebagai bagian dari perayaan Hari Kesehatan Nasional, kami juga mengadakan lomba topeng,” ujar Mulyono.
Menurut Mulyono, lomba-lomba ini bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk menjaga dan mengembangkan seni budaya lokal yang menjadi ciri khas Kabupaten Kutai Timur. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kreativitas masyarakat dan memberikan ruang untuk berbagi budaya dengan lebih banyak orang.
“Festival ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga, serta meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya lokal. Kami berharap kedepannya kegiatan ini bisa lebih besar lagi dan memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan budaya dan ekonomi masyarakat Kutai Timur,” tambahnya.
Acara yang berlangsung dari 2 hingga 11 November 2024 ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya. Disdikbud berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan serupa sebagai upaya melestarikan budaya dan mengangkat potensi lokal. (SH/ADV)
