Kutai Timur – Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) tengah mendorong peningkatan jumlah Posyandu untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Saat ini, Kutai Timur baru memiliki sekitar 300 Posyandu yang tersebar di 141 desa, serta 101 Puskesmas Pembantu (Pusban) di tingkat desa.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Bahrani Hasanal, menjelaskan bahwa jumlah tersebut masih jauh dari mencukupi untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh wilayah di Kutim.
“Posyandu kita baru ada sekitar 300-an, sementara Kutai Timur memiliki seribuan RT. Jadi masih banyak wilayah yang belum memiliki akses Posyandu,” ujar dr. Bahrani.
Upaya penambahan Posyandu di setiap kelurahan pun terus diupayakan guna memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan target Dinkes Kutim untuk memperluas layanan kesehatan di tingkat akar rumput, terutama agar setiap RT dan kelurahan memiliki fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau warga. (SH/ADV)
