Indeks

Mahyunadi Ingatkan RS Kudungga Benahi Masalah Karyawan Outsourcing

Kutai Timur – Rumah sakit adalah tempat memberi harapan bagi masyarakat, namun kenyataannya masih ada tangis yang lahir dari dalamnya. Bukan hanya pasien, tetapi juga karyawan yang bekerja di balik pelayanan.

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi mengungkapkan keluhan puluhan tenaga outsourcing RS Kudungga yang datang padanya dengan penuh keprihatinan.

Kisah itu menjadi catatan penting bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal pasien, tetapi juga kesejahteraan tenaga kerja yang menopang operasional rumah sakit. Tanpa harmoni di dalam, sulit membangun kepercayaan di luar.

Mahyunadi menceritakan bahwa banyak karyawan kebersihan mengadu padanya terkait kondisi kerja yang memprihatinkan. Dari alat kerja yang rusak hingga hak normatif yang tidak terpenuhi, masalah ini membuat dirinya ikut menahan kesedihan.

“Banyak karyawan kebersihan di RS Kudungga mengadu pada saya, sampai berderai air mata,” ungkap Mahyunadi.

Ia menambahkan, total ada 78 karyawan outsourcing cleaning service yang menyampaikan keluhan. Permasalahan mencakup tidak adanya jaminan BPJS, gaji yang kerap terlambat, bahkan dipotong ketika sakit.

“Alat-alat banyak rusak, tidak ada BPJS, gaji sering terlambat,” jelasnya.

Menurut Mahyunadi, hal ini menjadi catatan serius bagi kontraktor yang bertanggung jawab. Ia menilai, tidak pantas rumah sakit mendapat predikat pelayanan baik sementara karyawannya sendiri masih berada dalam kondisi tidak harmonis.

“Kalau sakit gajinya dipotong, bahkan gaji baru dibayar di akhir bulan kedua,” katanya.

Ia menegaskan, kontraktor harus segera memperbaiki persoalan ini. Jika tidak, maka penilaian terhadap manajemen RS Kudungga akan diturunkan.

“Nanti saya turunkan nilainya kalau belum diperbaiki. Jangan sampai rumah sakit bagus, tapi di dalamnya bermasalah,” tegasnya.

Mahyunadi mengingatkan bahwa kepedulian terhadap tenaga kerja internal harus menjadi prioritas. Sebab, pelayanan yang baik kepada masyarakat hanya bisa terwujud jika harmoni juga terjaga di dalam rumah sakit. (SH/ADV).

Exit mobile version