Kutai Timur – Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menunjukkan kesiapan penuh untuk menyukseskan program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Program nasional ini bertujuan utama untuk memperkuat gizi anak usia sekolah dan memastikan generasi muda Indonesia tumbuh lebih sehat dan siap bersaing di masa depan.
Camat Kaliorang, Rusmono, menegaskan bahwa MBG merupakan peluang besar bagi anak-anak di pesisir Kutim untuk mendapatkan asupan gizi yang lebih baik setiap hari sekolah.
“Program MBG ini akan membantu memperkuat tumbuh dan kembang anak-anak di Kabupaten Kutai Timur, terutama tingkat SD, SMP, dan SMA,” ujar Rusmono kepada awak media.
Tiga titik dapur sudah ditetapkan untuk wilayah Kaliorang. Rusmono menjelaskan bahwa desa-desa ini dipilih berdasarkan posisinya yang strategis dan mampu menjangkau jumlah pelajar yang lebih besar.
“Terdapat tiga titik desa yang nantinya akan masuk dalam program MBG ini, yaitu di Bukit Makmur, Bangun Jaya, dan Selangkau,” ungkapnya.
Meskipun menyadari adanya sebagian isu negatif yang beredar, Rusmono memastikan bahwa program ini telah melalui perencanaan dan evaluasi matang dari pemerintah pusat. Ia meminta warga untuk tidak mudah terpengaruh dan tetap memberikan dukungan penuh demi kepentingan generasi muda.
“Program ini bagus. Kita harus dukung karena ini untuk kepentingan umum,” tegasnya.
Selain memperkuat kecukupan gizi anak sekolah, MBG juga diperkirakan membawa manfaat ekonomi. Dengan terjaminnya konsumsi di sekolah, pengeluaran harian siswa untuk jajan dapat ditekan, meringankan beban ekonomi keluarga. Program ini juga membuka peluang keterlibatan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan, sehingga manfaat ekonomi turut dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Dengan kesiapan lokasi dan dukungan penuh dari masyarakat, Kaliorang optimistis dapat menjadi wilayah percontohan penerapan MBG yang efektif di pesisir Kutim. Langkah ini sekaligus menguatkan peran Kaliorang dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi bagi generasi emas masa depan. ADV
