Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mendorong percepatan pemerataan jaringan internet di desa, sekolah, dan fasilitas pelayanan dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik berbasis digital.
Akses jaringan yang memadai dinilai menjadi kebutuhan mendasar agar layanan administrasi, pendidikan, dan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan mudah dijangkau masyarakat.
Pemerataan jaringan internet tidak dapat hanya bergantung pada satu sumber anggaran. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menekankan pentingnya skema pendanaan kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, satuan pendidikan, serta perangkat daerah teknis agar penyediaan jaringan dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Timur Ronny Bonar Hamonangan Siburian menyampaikan hal tersebut di Kutai Timur.
“Pendanaan penyelenggaraan pengadaan internet perlu dilakukan secara kolaboratif,”
Ia menjelaskan bahwa pembagian peran pendanaan dilakukan berdasarkan fungsi dan kebutuhan masing-masing unit pelayanan dasar.
Desa didorong memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD) untuk mendukung penyediaan jaringan di wilayahnya, sementara satuan pendidikan dapat menggunakan Dana BOS untuk mendukung konektivitas sekolah.
“Desa dapat menggunakan ADD atau DD, sekolah menggunakan Dana BOS, dan Diskominfo menyiapkan dukungan infrastruktur,”
Pendekatan ini memungkinkan penyediaan jaringan dilakukan secara lebih merata dan tidak terpusat pada satu instansi, sehingga beban pembiayaan dapat diatur sesuai kemampuan anggaran masing-masing lembaga.
Selain itu, skema kolaboratif membantu mempercepat penyelesaian titik-titik blank spot di wilayah pedesaan yang selama ini menjadi kendala utama.
Diskominfo berperan memastikan kesiapan teknis, pemetaan kebutuhan, serta penyusunan rencana pembangunan jaringan agar program yang dijalankan desa dan sekolah tetap terintegrasi dengan rencana pengembangan infrastruktur digital daerah.
Ronny berharap sinergi pendanaan ini dapat terus diperkuat sehingga pemerataan internet di Kutai Timur berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat layanan dasar. (SH/ADV)
