Kutai Timur- Akses jalan menuju Desa Mugi Rahayu di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), hingga kini masih menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda). Ruas jalan yang dulunya berstatus sebagai jalan provinsi dan menghubungkan kawasan Batu Timbau hingga kilometer 55 tersebut kini telah dicabut statusnya, sehingga kewenangan dan tanggung jawab pemeliharaannya menjadi tidak jelas. Akibatnya, masyarakat setempat harus menghadapi keterbatasan akses, terutama ketika kondisi jalan memburuk.
Camat Batu Ampar, Suriansyah, menjelaskan bahwa penghapusan status jalan tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Hal itu menyebabkan jalur yang sebelumnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, kini berubah menjadi jalan umum yang tidak berada di bawah pengelolaan resmi instansi manapun.
“Jalan provinsi itu sudah dihapus statusnya tiga atau empat tahun yang lalu. Sekarang jadi bukan jalan milik siapa-siapa,” ungkapnya saat diwawancarai.
Dengan tidak adanya penanggung jawab yang jelas, Pemda bersama pihak kecamatan pun berinisiatif mencari solusi sementara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut untuk membantu perbaikan dan pemeliharaan jalan. Upaya ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap bisa berjalan, meskipun secara kualitas jalan belum sepenuhnya layak.
“Alhamdulillah sekarang lebih bagus karena kita kerja sama dengan pihak perusahaan. Tapi kalau musim hujan, ya tetap susah,” jelasnya.
Kondisi jalan yang masih sulit dilalui saat musim hujan menunjukkan bahwa permasalahan ini belum terselesaikan secara optimal. Oleh karena itu, Suriansyah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pengembalian status jalan tersebut agar kembali menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi.
Ia berharap, dengan status yang jelas, pembangunan dan perawatan jalan dapat dilakukan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Jika akses transportasi membaik, maka aktivitas masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan distribusi hasil pertanian, akan semakin lancar dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga Desa Mugi Rahayu dan sekitarnya.ADV
